Institut Teknologi Sumatera (ITERA) kembali membuat gebrakan inovatif dalam dunia pendidikan tinggi digital. Guna mendorong percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan, ITERA secara resmi mensosialisasikan program “Gamifikasi AI ITERA 2025”. Inisiatif kreatif ini dirancang untuk mengajak seluruh civitas akademika mulai dari dosen, mahasiswa, hingga staf administrasi agar lebih aktif mengintegrasikan teknologi AI dalam aktivitas harian mereka.
Berbeda dengan pelatihan formal pada umumnya yang cenderung kaku dan memaksa, program ini mengusung pendekatan gamifikasi. Tujuannya adalah mengoptimalkan pemanfaatan AI di lingkungan kampus melalui atmosfer yang menyenangkan, kolaboratif, namun tetap kompetitif.
Untuk berpartisipasi, para peserta ditantang dalam sebuah mekanisme kompetisi digital. Civitas akademika diminta membuat video kreatif yang diunggah ke platform YouTube, yang mendemonstrasikan pemanfaatan AI dalam kegiatan akademik maupun operasional, seperti riset, metode pengajaran, atau efisiensi administrasi. Setiap video wajib menyertakan tagar resmi #AIITERA dan didaftarkan melalui sistem resmi kampus.
Guna menjaga integritas kompetisi, panitia menerapkan sistem penilaian dan transparansi yang ketat. Peringkat partisipasi dari setiap unit di kampus akan dinilai secara objektif menggunakan rubrik terstandar, yang mencakup aspek teknis seperti resolusi video, orisinalitas konten, hingga kepatuhan terhadap hak cipta.
Pihak rektorat tidak melepas peserta begitu saja. Untuk mendukung keberhasilan program ini, ITERA telah memfasilitasi penyediaan berbagai perangkat AI mutakhir, di antaranya Gemini Advanced, Notebook LM, dan Microsoft Copilot, yang dapat diakses guna membantu proses belajar, mengajar, dan bekerja.
Berdasarkan lini masa yang dirilis, program Gamifikasi AI ITERA 2025 ini akan resmi dimulai pada 20 Oktober 2025. Sementara itu, pengumuman peringkat berkala dijadwalkan akan dirilis pada akhir Oktober, pertengahan November, dan puncaknya pada awal Desember.
Melalui inisiatif strategis ini, ITERA tidak hanya fokus membangun digital branding kampus yang kuat di ranah publik, tetapi juga berkomitmen nyata dalam mempersiapkan seluruh warganya menghadapi era kecerdasan buatan dengan cara yang praktis dan kolaboratif.